Mengenal Apa itu BI-FAST: Keuntungan dan Perbedaannya dengan Transfer Lainnya

2026-06-19T23:00:00.000000Z
Bagikan:
Mengenal Apa itu BI-FAST: Keuntungan dan Perbedaannya dengan Transfer Lainnya

Di era digital, kebutuhan masyarakat akan layanan transfer dana yang cepat, murah, dan bisa diakses kapan saja terus meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Indonesia (BI) menghadirkan BI-FAST yang kini menjadi andalan banyak nasabah perbankan di Indonesia. Lalu, sebenarnya apa itu BI-FAST, apa saja fiturnya, dan apa untungnya bagi masyarakat? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini. 

Apa itu BI-FAST

Menurut Bank Indonesia, BI-FAST adalah infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional yang bisa memfasilitasi pembayaran ritel lebih cepat, aman, efisien, dan fleksibel. Tujuan utama layanan ini adalah untuk menghadirkan layanan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. 

Keuntungan Layanan BI-FAST 

Berikut beberapa keuntungan menggunakan layanan BI-FAST: 

  1. Biaya Murah:  Dibanding layanan transfer online (RTOL) antarbank, Biaya transfer BI-FAST jauh lebih murah, yaitu Rp2.500. Sementara layanan transfer online akan dikenakan biaya transfer sebesar Rp7.500. Tapi di Bank MAS, kamu dapat menikmati layanan transfer BI-FAST secara gratis tanpa batas menggunakan aplikasi Bebas by Bank MAS. 
  2. Tersedia 24 Jam: Layanan BI-FAST dapat digunakan selama 24 jam, sehingga mempermudah nasabah untuk melakukan transfer antarbank kapan saja. 
  3. Limit Transfer: BI-FAST memiliki limit transfer yang cukup tinggi, yaitu hingga Rp250 juta. Jumlah tersebut terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan transaksi harian nasabah. 
  4. Cepat: Transfer online dan dapat diterima secara real time sama seperti halnya menggunakan metode transfer online.  
  5. Efisien: BI-FAST menyediakan transfer melalui nomor telepon atu email. Fitur ini disebut dengan proxy address, tujuannya untuk memudahkan proses transfer antarbank melalui sistem bank. 
  6. Aman: Menurut Bank Indonesia, transfer menggunakan BI-FAST tergolong aman karena dilengkapi dengan fraud detection 

Fitur Layanan BI-FAST

Berikut 4 layanan transfer kredit yang dilayani oleh BI-FAST: 

  1. Individual Credit Transfer (ICT) 

ICT merupakan layanan transfer dana dari 1 nasabah pengirim ke 1 nasabah penerima 

  1. Bulk Credit Transfer (BCT) 

BCT merupakan layanan transfer dana dari 1 nasabah pengirim ke beebrapa nasabah penerima (one to many) atau pemindahan dana dari beberapa nasabah pengirim ke 1 nasabah penerima (many to one) seperti pembayaran gaji karyawan, pembayaran kepada vendor dan distribusi dividen untnuk mendukung efisiensi dalam pengelolaan keuangan skala besar.  

  1. Request for Payment (RFP)

RFP meruapakan layanan transfer dana antar nasabah dengan inisiasi transaksi dan pembayaran dilakukan oleh nasabah peneriam tagihan kepada nasabah pengirim tagihan. Prosesnya didahului dengan pengiriman informasi nominal tagihan yang harus dibayarkan oleh nasabah penerima tagihan. Setelah mendapat notifikasi, nasabah penerima tagihan perlu melakukan konfirmasi dan mengirimkan instruksi transfer kredit kepada nasabah pengirim tagihan. Fitur ini digunakan untuk kebutuhan penagihan pembayaran invoice, split bill, dan transaksi e-commerce. 

  1. Direct Debit Transfer (DDT) 

DDT merupakan layanan penagihan secara berkala atau rutin berdasarkan standing instruction pendebitan rekening yang telah disetujui oleh nasabah yang akan didebit rekeningnya. RFP dapat digunakan untuk pembayaran cicilan leasing, premi asuransi dan tagihan rutin lainnya.  

Tabel Limit Biaya Transaksi Layanan BI-FAST

Fitur Layanan BI-FAST
Biaya Transaksi
Individual Credit Transfer (ICT)

Maksimal Rp2.500 per transaksi kepada nasabah pengirim 

Bulk Credit Transfer (BCT)
Maksimal Rp2.100 per individual transaksi kepada nasabah
Request for Payment (RFP)
Maksimal Rp2.500 per transaksi kepada biller
Direct Debit Transfer (DDT)
Maksimal Rp2.500 per transaksi kepada nasabah pembayar


Perbandingan BI-FAST dengan Layanan Transfer SKNBI dan RTGS 

BI-FAST memiliki beberapa perbedaan dengan layanan transfer lainnya seperti SKNBI dan RTGS diliihat dari beberapa aspek 

  1. Nominal Transaksi 

Baik BI-FAST maupun SKNBI sama sama melayani transaksi ritel, namun memiliki maksimal nominal transaksi yang berbeda. Maksimal nominal SKNBI hingga Rp1 miliar sementara BI-FAST hingga Rp250 juta. Sedangkan RTGS hanya melayani transaksi niali besar dengan nominal di atas Rp100 juta. 

  1. Waktu Layanan 

Perbedaan yang kedua yaitu dari sisi waktu operasional layanan. BI-FAST tersedia setiap saat (25/7), sementara SKNBI dan RTGS terdapat jam operasional yang ditentukan, yaitu mulai pukul 06.30 hingga pukul 16.30 WIB

  1. Kanal Pembayaran 

Dari sisi kanal pembayaran, baik BI-FAST, SKNBI, dan RTGS dapat diakses melalui counter bank dan kanal digital seperti mobile banking dan internet banking. Namun, BI-FAST memiliki prospek kanal pembayar yang lebih luas, ke depan BI-FAST akan juga melayani transaki menggunakan QR, ATM, dan EDC.  

Tabel Perbandingan Layanan BI-FAST dengan SKNBI dan RTGS 

Aspek
BI-FAST
SKNBI

RTGS 

Nominal Transaksi
Maksimal Rp250 juta
Maksimal Rp1 miliar
Di atas Rp100 juta
Waktu layanan
24/7 tanpa henti
Terbatas jam operasional (06.30–16.30 WIB)
Terbatas jam operasional
Kanal Pembayaran
Counter, mobile dan internet banking, ke depan QR, ATM, EDC
Counter, mobile dan internet banking
Counter, mobile dan internet banking


Cara Transfer Dengan BI-FAST via Aplikasi Bebas by Bank MAS

Berikut cara transfer BI-FAST menggunakan nomor rekening: 

  1. Login Bebas by Bank MAS, pilih menu Transfer 
  2. Pilih menu Transfer Antarbank 
  3. Pilih Penerima Baru, lalu pilih Bank tujuan transfer dan masukkan nomor rekening tujuan  
  4. Masukkan nominal transfer, lalu pilih layanan Transfer BI-FAST, dan tujuan transaksi 
  5. Periksa rincian data transfer pada halaman Konfirmasi Transfer, lalu klik Konfirmasi 
  6. Masukkan nomor PIN Bebas by Bank MAS  
  7. Transfer selesai. 

Sumber:  

bi.go.id

Bank Indonesia

idxchannel.com